Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahwa HTML adalah
bahasa Markup, artinya bahasa HTML hanya digunakan untuk me-markup suatu
dokumen. Sebagai penyederhanaan kita analogikan dengan pembuatan dokumen di
Microsoft Word atau aplikasi Word Processing lainnya.
Ketika membuat sebuah dokumen word, biasanya kita melakukan
formatting pada teks. seperti menebalkan teks, memiringkan, memberi garis
bawah, Membuat Penjudulan (Heading), membuat list (Daftar) dan lain sebagainya.
Pada HTML, formatting ini bisa kita sebut dengan Proses Markup dan akan
dilakukan dengan menggunakan tag HTML.
Misalnya, untuk mem-format suatu teks menjadimiring kita
tambahkan tag <em>atau<i>. Edit file sebelumnya, menjadi seperti
berikut :
Website <em>pertama</em> saya
Dan ketika dibuka kembali pada browser, anda dapat melihat kata pertama menjadi miring.
<em> .. </em> disebut dengan Tag HTML, yang
digunakan untuk me-markup(memformat) dokumen HTML. Perhatikan bahwa setiap tag
memiliki pasangan yakni tag penutupnya.
Artinya hanya teks yang berada di dalam tag tersebut yang
akan diberi format miring. Tag penutup ditandai dengan penambahan tanda slash
(/) sebelum nama tagnya. Berikut ini adalah anatomi dari tag HTML :
<namatag atribut=”nilai Atribut”> Isi atau Konten
</namatag>
Setiap tag HTML bisa menjadi “isi” dari tag HTML lainnya, untuk membuat suatu hierarki dari dokumen HTML.
Dalam setiap tag HTML bisa disisipkan berbagai atribut yang berfungsi untuk menampung informasi-informasi tertentu, misalnya atribut id dan class yang berfungsi untuk memberi nama suatu tag sebagai referensi CSS atau javascript nantinya.
Sekarang bagaimana jika teks yang dimiringkan tersebut ingin kita tebalkan? Untuk menebalkan teks anda dapat menggunakan tag <strong>atau<b>, menjadi seperti berikut:
Website
<strong><em>pertama</em></strong> saya
Nah, silakan anda lihat hasilnya..
No comments:
Post a Comment